Buku selain yang kita kenal sebagai sarana penyampaian ilmu juga sebagai medium sosialisasi untuk membangun prestasi. Sebagian kalangan menjadikannya sebagai tempat menyampaikan gagasan dan pikiran, dan inilah yang diperkirakan bakal terjadi menjelang Pemilu, perang buku antar tokoh yang akan tampil. Saling mengkritik lawan-lawan politik.
Mungkin efektif bagi mereka, hingga pemikirannya sampai pada masyarakat, tapi masyarakat yang mana? yang pasti rakyat yang sedang terlilit oleh kenaikan harga BBM tidak akan pernah menyentuhnya. Jangankan buku-buku seperti itu, buku pelajaran sekolah buat anak-anaknya saja tidak terbeli.
Itulah yang saya lihat kemarin, di toko buku sudah marak. Yang jelas bagi saya sendiri buku seperti ini bukanlah pilihan, memotivasi keimanan dalam mempelajari agamanya dengan baik itu yang diperlukan. Entah dengan anda?




Komentar Terakhir