Dulu waktu kecil, ortu selalu mengajarkan kita untuk membiasakan diri membaca ‘Bismillah’ ketika akan memulai pekerjaan apapun. Saat masih kecil itu kita kadang nggak tahu kenapa harus membaca bacaan itu. Hingga beranjak dewasa dari ikut ngaji dan nyomot ilmu dari sana sini dan buku ini itu, mulailah kelihatan hasilnya, terbukti kini sudah berhasil menemukan jawaban kenapa kita harus membaca ‘Bismillah’.
‘Bismillah’ yang diterjemahkan dalam bahasa kita: “Dengan menyebut nama Allah” merupakan penggalan salah satu ayat dalam surat An Naml dan sebagai ayat pertama yang membuka surat Al Fatihah ini pun menjadi salah satu amalan yang tidak ditinggalkan (insya Allah). Mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi. Semua ini karena saya teringat sebuah hadist Dari Utsman bin Affan radhiallahu ‘anhu yang pernah saya dapatkan dari kajian dulu,
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda: Barang siapa yang membaca:
“Dengan menyebut nama Allah yang tidak akan bisa memudharatkan bersama nama-Nya segala sesuatu yang ada di langit dan di bumi. Dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui,” pada setiap hari di waktu shubuh dan sore sebanyak tiga kali maka tidak akan memudharatkan baginya sesuatu apa pun.” (HR. At Tirmidzi)
Banyak sekali dalil yang menjelaskan keutamaan dan keharusan kita membaca Basmalah ini.
Nah, mengawali posting di blog baru ini pun tidak lupa saya mengingatkan diri saya pribadi dan kita sekalian untuk membiasakan melakukan amalan ini, meski hanya untuk memulai menulis di blog yang kadangkala diangkap sebelah mata, Insya Allah agar tulisan atau bacaannya itu mendapat barakah dari Allah subhanahu wata’ala, mendapat tsawab (pahala) dan bermanfaat. Jadi mengawali suatu amalan perbuatan atau perkataan itu dengan membaca basmalah tidak lain hanya dalam rangka bertabarruk (mencari barakah) kepada Allah subhanahu wata’ala dan untuk mendapatkan pahala dari-Nya. Sebuah keistemewaan yang sering dicari dan diimpikan oleh kebanyakan orang. Termasuk kita, bukan?




Komentar Terakhir